Upayakan Layanan Air Bersih 24 Jam Sampai Luncurkan Smart Water Meter yang Terintegrasi ke Satelit

Busam ID
Foto 1: Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana, Nor Wahid Hasyim, serta jajaran direksi saat menjawab pertanyaan dari rekan media. Foto by Ryan/Busam.ID

Dari Coffe Morning PDAM-Awak Media di Reds Kitchen Samarinda

Samarinda, Busam.ID – Dalam rangka silaturahmi dan menjalin komunikasi, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana menggelar “Coffe Morning” bersama rekan media di Red’s Kitchen jalan Ahmad Yani, Samarinda pada Kamis (2/3/2023).

Dari percakapan PDAM dengan awak media, terungkap salah satu BUMD Samarinda itu tengah fokus dalam penyediaan air bersih full 24 jam.

Termasuk rencana PDAM untuk menggunakan meteran yang terintegrasi ke satelit, sehingga pemakaian air konsumen langsung termonitor tanpa menunggu kedatangan petugas cek PDAM ke rumah-rumah.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Utama PDAM, Nor Wahid Hasyim, Direktur bidang Admnistrasi dan Keuangan, Yusfian Noor, Direktur Bidang Teknik, Ali Rahman, beserta jajaran lainnya.

Seorang wartawan kemudian bertanya, perihal antisipasi Perumdam Tirta Kencana, dalam rangka persiapan penyaluran distribusi air menjelang bulan Ramadhan nanti?

Pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh sang Dirut, Nor Wahid Hasyim.

Ia mengatakan bahwa PDAM Samarinda akan meningkatkan kapasitas produksi demi memenuhi kebutuhan suplai air di Samarinda.

“Prinsipnya kalau Ramadhan, kita sudah mempersiapkan beberapa tambahan kapasitas produksi, sudah berjalan mulai dari Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) Sungai Kapih ditambah IPA Makroman dan IPA Bengkuring. Khusus untuk bulan Ramadhan, tambahan produksi jika tidak ada halangan, di bulan Maret paling lambat sudah ada tambahan lagi produksi dari IPA Cendana 4.

Kami berkomitmen untuk terus menambah kapsitas dan mengalirkan air bersih 24 jam,” jawab Nor Wahid Hasyim.

“Selain itu untuk masyarakat, di bulan Ramadhan kami silahkan untuk berhemat dalam penggunaan air dengan cara menampung di bak-bak maupun tandon-tandon yang akan digunakan secara langsung.

Karena tidak dipungkiri penggunaan air di bulan Puasa Ramadhan akan meningkat,” imbuhnya.

Jajaran direksi PDAM juga menjawab perihal fokus badan usaha daerah dalam penyediaan air bersih tahun depan dan selanjutnya, yang akan mengupayakan distribusi air bersih tanpa terputus selama 24 jam full.

“Pada tahun ini dan selanjutnya, kami dari pihak PDAM akan fokus bagaimana caranya memenuhi kebutuhan air, untuk seluruh masyarakat Kota Samarinda selama 24 jam.

Hal tersebut juga sesuai instruksi langsung Walikota Samarinda.

Selain itu, kami juga akan fokus pada pergantian pipa-pipa yang sudah lama. Karena pipa-pipa yang sudah lama itu telah aus sehingga tidak maksimal dalam mendukung proses penyaluran air bersih.

Kami akan fokus meningkatkan kualitas, kuantitas dan keberlanjutan dalam distribusi air ke masyarakat,” beber Nor.

Selanjutnya PDAM menanggapi komplain masyarakat yang mengatakan bahwa meteran air yang baru, putaran meternya lebih cepat dibandung meteran sebelumnya.

“Untuk meteran unit, sebenarnya punya masa lifetime ya, kisaran lifetimenya itu 4 hingga 5 tahun, lepas dari itu biasanya putaran meterannya akan melambat, otomatis pemakaian air melalui meteran itu berpotensi tidak sesuai dengan pemakaian seharusnya. Mungkin hal tersebut yang membuat masyarakat berpikiran bahwa meteran yang baru lebih boros dari alat yang sebelumnya.

Perlu diketahui, semua unit meteran yang kita gunakan, selalu dilakukan cek dan ricek terlebih dahulu menggunakan alat khusus dan seharusnya sudah sesuai standar,” ucapnya.

“Untuk masyarakat yang merasa meteran airnya tidak sesuai dengan pemakaian air yang seharusnya, silahkan lapor ke kami.

Kami akan lakukan pergantian meteran airnya secara gratis,” tegasnya.

Terakhir, ia mengatakan dalam waktu dekat akan meresmikan program Smart Water Meter.

“Dalam waktu dekat ya, nanti kita akan perkenalkan program Smart Water Meter.

Alat ini adalah meteran digital, yang proses pencatatan pemakaian airnya akan langsung terintegrasi ke satelit dan masuk ke sistem kami.

Jadi pencatatan tidak akan dilakukan oleh petugas nantinya. Ditunggu saja dalam waktu dekat,” tutupnya. (ADV/RYAN)

Editor : Risa Busam.ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *