222.222 Liter Minyak Goreng Curah Mulai Dibagi

BusamID
Antrian warga untuk mendapatkan migor curah subsidi Pemkot Samarinda di Sidodadi. (Foto nin)

Setiap Warga Maksimal 2 Liter, Hari Pertama Distribusi di Sidodadi, Karang Asam dan Kelurahan Jawa

Samarinda, Busam.ID – Fenomena kelangkaan minyak goreng (migor) ang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, tak terkecuali Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim), segera diantisipasi pemerintah setempat. Mengatasi kelangkaan migor di pasaran yang menyebabkan antrian panjang di gerai-gerai ritel distribusi migor subsidi, Pemkot Samarinda menempuh langkah mendatangkan migor curah yang kemudian didistribusikan melalui kelurahan.

Hari ini Sabtu (12/03/22) sebanyak 222.222 liter migor curah yang dipesan Pemkot, mulai memasuki pasar Samarinda. Tiga kelurahan yakni Sidodadi, Karang Asam dan Kelurahan Jawa dipilih sebagai lokasi dropping hari pertama migor curah subsidi Pemkot. Setiap warga mengacu KK, hanya dibolehkan membeli 2 liter per kedatangan/dropping migor di kelurahan tempat tinggalnya.

“Jadi 56 kelurahan lain yang belum didrop migor subsidi, harap bersabar. Karena kami menjadwal pembagian migor di semua kelurahan,” jelas Andi Harun ketika dikonfirmasi media.

Upaya pemerintah menyediakan ratusan ribu liter stok minyak murah itu sebagai bentuk simpati agar para ibu rumatangga tidak lagi harus antri berdesak-desakan di minimarket atau toko-toko yang memasarkan migor subsidi.

Langkah pemerintah menggalakan pasar murah minyak goreng ini juga menjadi salah satu cara memecah kerumunan massa. Terlebih saat ini pandemi Covid-19 belum usai.

“Kami akan distribusikan minyak goreng curah itu langsung ke kelurahan. Kemudian untuk antisipasi kecurangan kami pakai sistem kupon dengan KK (kartu keluarga),” tambahnya.

Lebih lanjut Andi Harun menerangkan, penyaluran minyak goreng murah itu juga sudah dikoordinasikan dengan Kementerian Perdagangan terkait perizinannya.

“Semoga distribusi minyak goreng ini bisa mencukupi stok selama Ramadan hingga Idulfitri nanti,” harapnya.

Camat Samarinda Ulu Muhammad Fahmi mengimbuh, 2.000 liter migor yang didrop di Kelurahan Sidodadi didistribusikan ke 57 Rukun Tetangga (RT) yang ada di wilayahnya.

“Maksimal satu warga hanya boleh membeli dua liter saja,” terang Fahmi.

Setelah Kelurahan Sidodadi, selanjutnya seluruh kelurahan se-Samarinda dalam beberapa hari ke depan akan mendapatkan pendistribusian jatah minyak goreng murah.

“Kelurahan Sidodadi dapat 2.000 liter, kemudian Karang Asam 2000 liter dan Kelurahan Jawa 1000 liter. Ini merupakan program Pak Wali untuk memecah antrian massa,” pungkasnya. (NIN/ADV/DiskominfoKaltim)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *