39 Titik Penjualan Hewan Kurban Di Balikpapan Belum Berizin

BusamID
Ilustrasi ist

Balikpapan, Busam.ID – Puluhan lokasi penjualan hewan kurban di Kota Balikpapan dilaporkan belum memiliki izin.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan Heria Prisni.

Diungkapkannya, sebanyak 66 titik penjualan hewan kurban tersebut, hanya 27 titik diantaranya yang telah mengajukan izin kesehatan.

Temuan tersebut berdasarkan hasil pemantauan DP3 Kota Balikpapan terhadap sejumlah titik berjualan hewan kurban yang ada di sejumlah wilayah, untuk memastikan keamanan hewan kurban di tengah ancaman penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Dari hasil kami kemarin ke lapangan ada sebanyak 66 titik lokasi penjualan hanya sekitar 27 yang mengajukan izin kesehatan. Kami menghimbau kepada mereka agar segera mengurus izin ke Kelurahan sehingga hewan-hewan yang diperjualbelikan akan kami beri stiker kesehatan,” kata Heria ketika diwawancarai wartawan di Balai Kota Balikpapan, Rabu (29/6/2022).

Pada dasarnya, lanjutnya, tidak ada pembatasan dalam pendistribusian hewan kurban. Pihaknya hanya memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan harus memiliki surat dari Balai Karantina ketika tiba di Kota Balikpapan.

Sedangkan untuk lokasi berjualan, pedagang hewan kurban diminta untuk segera mengurus izin ke Kelurahan setempat.

“Kalau bicara pembatasan kita tidak ada, yang kita inginkan hanya harus ada surat karantina sampai di sini. Kemudian untuk pedagang sapi tersebut sudah ada izin dari Kelurahan untuk lokasi berdagang. Kami sebenarnya sudah turun ke lapangan untuk memeriksa hewan-hewan yang diperjualbelikan untuk memastikan bahwa tidak ada hewan yang terpapar PMK. Jadi kita aman,” ujarnya.

Terkait penertiban untuk lokasi izin penjual hewan kurban, pihaknya menyerahkan kepada pihak Kelurahan untuk melakukan penertiban.

“Sebenarnya memang berdasarkan aturan itu ada lokasi-lokasi yang tidak diperbolehkan untuk digunakan sebagai tempat berjualan dan datanya ada di Kelurahan. Kami hanya memastikan hewannya saja, dari faktor kesehatan yang menyebutkan bahwa hewan itu sehat dan layak untuk dijual,” terangnya.

Berdasarkan data yang diterimanya, saat ini terdapat sebanyak 1.997 ekor hewan sapi kurban di 66 titik penjualan. Kemudian yang ada di petani ada 1.600 ekor lebih sapi, jadi totalnya ada 3.600 ekor hewan kurban.

Sedangkan kebutuhan hewan kurban itu sekitar 3.200 ekor, jadi dipastikan aman.
Sedangkan kambing berdasarkan surat dari karantina itu ada 8.500 ekor yang akan masuk ke Kota Balikpapan.

“Tapi belum datang semua. Yang datang baru 400 an,” ungkapnya. (man)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *