Balikpapan, Busam.ID – Hujan yang mengguyur Kota Balikpapan sejak Sabtu malam (8/10/2022) sejak pukul 22.55 Wita hingga Minggu (9/10) pukul 11.39 Wita siang, menyebabkan sejumlah wilayah di Kota Minyak terendam banjir dan longsor.
Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, lima kelurahan terdampak banjir yakni Graha Indah dan Batu Ampar di Kecamatan Balikpapan Utara.
Lalu Kelurahan Sumber Rejo di Kecamatan Balikpapan Tengah, Kelurahan Manggar di Kecamatan Balikpapan Timur dan Kelurahan Damai di Kecamatan Balikpapan Selatan.
“Tadi saya mengecek langsung terutama di daerah Kecamatan Balikpapan Utara, tadi bersama pak lurah, Camat, Kepala Dinas, untuk mengecek situasi dan kondisi.
Paling tidak, kita mengamankan warga kita, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud usai melakukan peninjauan, Minggu (9/10/2022).
Menurut Rahmad, tingginya curah hujan yang turun menjadi salah satu penyebab timbulnya bencana banjir dan longsor.

Ia menghimbau agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaaan terhadap potensi banjir dan longsor dalam beberapa minggu kedepan.
“Karena ada curah hujan yang cukup tinggi, maka tadi ditemukan longsor.
Saya berpesan karena di Kota Balikpapan curah hujan cukup tinggi, maka perlu diwaspadai terutama longsor dan banjir dalam beberapa minggu ke depan,” tuturnya.
Ia menyampaikan, banjir yang terjadi berada di titik yang lama, karena terjadi pergeseran peruntukkan lahan.
“Kita tidak bisa menyalahkan pembangunan karena apapun bentuknya juga berkoordinasi dengan pemerintah.
Saya ingatkan kepada masyarakat agar berkoordinasi dengan pemerintah dalam membangun rumah.
Karena kita tahu titik-titik yang mana, yang longsor, dan apa yang direkomendasikan ada bangunan kayu, ada bangunan beton, karena kalau hujan tinggi ada pengikisan,” imbaunya.
Lurah Graha Indah Satrio yang daerahnya menjadi salah satu paling parah menyampaikan, banjir terjadi diantaranya di wilayah RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, RT 31, RT 53, dan RT 36. Berdasarkan keterangan ketua RT setempat, banjir terjadi bekisar mulai pukul 00.00 sampai pukul 01.30 wita.
Hal tersebut disebabkan hujan lebat dan kawasan yang berada dekat dengan aliran sungai.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan saat ini warga sedang melakukan pembersihan akibat dari dampak banjir semalam. “Untuk membantu korban, bantuan logistik juga sudah disalurkan,” terangnya.
Sedangkan untuk longsor terjadi di RT 44 kilometer 6, yang menyebabkan dua bangunan rusak ringan, yang pertama adalah milik Rais yang dihuni 1 kepala keluarga terdiri 5 jiwa.
Korban saat ini mengungsi di rumah keluarganya di kawasan Taman Sari.
Dan rumah kedua tertimbun adalah bangunan yang ditinggali Suselo Saputro, yang bangunannya sedikit longsoran dari belakang rumah Rais. Korban bersama keluarganya juga telah mengungsi ke rumah keluarganya di Kilometer 10. (man)
Editor: Redaksi BusamID








