Samarinda, Busam.ID – Muhammad Riski Santoso yang dikabarkan menghilang tenggelam terbawa arus Sungai Karang Mumus (SKM) beberapa waktu lalu akhirnya ditemukan.
Sabtu (26/11/2022) dinihari, saat pihak keluarga korban beserta relawan melakukan penyisiran sekitar pukul 02.50 Wita, melihat sesosok mengambang yang di duga jasad korban tersangkut di bawah kolong rumah warga.
Kemudian warga mendekati dan melakukan pemeriksaan terhadap sosok yang mengambang tersebut yang ternyata adalah almarhum Riski yang selama tiga hari ini dilakukan pencarian.
“Pertama kali pihak keluarga hendak melakukan penyisiran menggunakan perahu. Dalam penyisiran tersebut saya juga ikut melakukan penyisiran mendampingi pihak keluarga korban,” terang Mulyadi, relawan Raja Parfum.
Mulyadi menambahkan, sekitar 300 meter dilakukan penyisiran dirinya bersama pihak keluarga menemukan jasad korban dengan kondisi tersangkut di tiang kolong rumah warga.
“Kondisi korban tengkurap dan berada di bawah kolong rumah warga dengan posisi terjepit tiang rumah tersebut,” jelas Mul sapaan akrabnya.
Saat dipastikan bahwa jasad tersebut adalah korban yang dicari selama beberapa hari ini, Mul langsung mengkordinasikan penemuan tersebut dengan pihak Basarnas.
Menerima informasi, pihak Basarnas langsung mengerahkan anggotanya menggunakan rubber boat untuk dilakukan evakuasi.
“Kami menerima informasi bahwa ada tanda-tanda keberadaan korban dan selanjutnya korban langsung dievakuasi ke posko dan selanjutnya di larikan ke RSUD Abdul Wahab Syahrani Samarinda,” terang Melkianus Kotta, Kepala Basarnas Balikpapan.
Usai dimandikan di kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Syahrani jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Hasan Basri Gang 2 RT 27, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang Samarinda. (zul)
Editor: Redaksi BusamID












