Samarinda, Busam.ID – Pawai pembangunan garapan Pemkot Samarinda, Sabtu (20/8/2022) berlangsung meriah. Start dari GOR Segiri Samarinda, satu persatu peserta pawai menampilkan atraksi maupun hasil kreasinya dari mobil yang telah dimodifikasi di depan panggung kehormatan.
Bahkan beberapa peserta ada yang turun dari mobilnya hanya untuk memberikan cinderamata kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun dan Gubernur Kaltim, Isran Noor. Dan sejumlah tamu pejabat lainnya di panggung kehormatan.
Walikota Samarinda, Andi Harun dalam sambutannya meminta kepada masyarakat Samarinda harus bersatu untuk melanjutkan perjuangan para Pahlawan.
“Bahwa apa yang kita nikmati hari ini itu adalah buah dari perjuangan dan pengorbanan dari para pahlawan dan pendiri bangsa. Kita harus mewarisi itu, pantang menyerah, kita pantang mengeluh terhadap semua tantangan yang dihadapi oleh bangsa dan negara termasuk pembangunan daerah,” kata Andi.
Dikatakannya, digelarnya pawai pembangunan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat yang sempat vakum selama 3 tahun.
“Pawai pembangunan ini digelar untuk persembahan kepada masyarakat setelah tiga tahun lamanya kegiatan ini ditiadakan karena wabah Covid-19,” terang Andi.
Diantara peserta pawai, ada yang unik yakni menampilkan hasil karyanya berupa patung unta dengan ketinggian hingga tiga meter. Mereka sengaja membuat patung unta selain memperingati hari kemerdekaan juga memperingati tahun baru Islam.
“Saya kaitkan dengan satu Muharram di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk membuat replika unta tersebut kami mengeluarkan dana hingga Rp 8 juta,” terang Idi pemilik patung unta.
Peserta pawai itu sendiri, selain dari instansi kepemerintahan, peserta lainnya juga turut hadir dari relawan Kota Samarinda yang turut berperan penting baik saat musibah kebakaran, membantu korban kecelakaan maupun membantu warga Samarinda yang terkena musibah dan sakit. (dic)
Editor: Redaksi BusamID












