Samarinda, Busam.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnaker) Provinsi Kaltim menggelar Pameran Bursa Kerja/ Job Market Fair (JMF) Kaltim 2023 di Atrium Bigmall Samarinda, Jumat (12/5/2023).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim, Sri Wahyuni, mewakili Gubernur Kaltim Isran Noor. Dia mengungkapkan, pihaknya sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan JMF 2023 ini. Tentu ini berguna bagi para pencari kerja (pencaker) untuk berjumpa langsung dengan perusahaan-perusahaan di Kaltim yang membuka lowongan pekerjaan.
“Harapan saya, semoga melalui JMF ini, para pencari kerja dapat menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian dan minat mereka,” ucapnya.
Dirinya menambahkan, adanya JMF 2023 ini akan tercipta lapangan kerja baru dan perluasan kesempatan kerja pencaker lokal agar dapat bekerja pada seluruh lapangan kerja yang terbuka di Kaltim.
“Tentu ini merupakan satu upaya Pemprov Kaltim untuk menurunkan jumlah angka pengangguran dengan menggelar JMF yang dilaksanakan ini merupakan ajang mempertemukan antara pencari kerja dengan perusahaan pengguna tenaga kerja sesuai kompetensi kebutuhan tenaga kerja,” ujarnya.
JMF Kaltim 2023 yang digelar 12-14 Mei ini memiliki nilai penting dan strategis untuk mempercepat penempatan tenaga kerja secara praktis, efisien dan efektif serta membantu pencaker untuk menemukan pekerjaan yang diinginkan.
“Kesempatan ini harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pencari kerja sebab dari 2018 sampai 2022 kegiatan ini sempat tertunda karena pandemi Covid-19, dan sekarang baru bisa terlaksana kembali. Pameran JMF seperti ini harus terus dilakukan baik ditingkat provinsi maupun kabupaten dan kota. Bahkan pemerintah bertekad terus untuk mendorong terciptanya kesempatan kerja seluas-luasnya dan menempatkan tenaga kerja secara inklusif dengan menggandeng berbagai pihak,” lanjut Sri
Sementara itu, Kadisnakertrans Kaltim, Rozani Erawadi mengungkapkan pelaksanaan JMF Kaltim tahun 2023 bertujuan untuk mempermudah pencaker mendapatkan lowongan kerja dan mempermudah perusahaan mendapatkan tenaga kerja sesuai kualifikasi yang dibutuhkan. Agar terjadi transaksi pasar antara pengguna kerja dengan pencari kerja melalui bursa kerja. Serta untuk mensosialisasikan kepada perusahaan tentang wajib lapor lowongan kerja di perusahaan, sesuai peraturan yang berlaku.
“Jumlah peserta yang mengikuti JMF Kaltim tahun 2023 ini sebanyak 70 perusahaan, dan jumlah lowongan lebih kurang 1.263, dengan jabatan pertanian, perkebunan, perdagangan, perhotelan, pertambangan, perindustrian, komunikasi keuangan, jasa dan lain-lainnya, dengan jumlah pencari kerja sebanyak 586 orang,” tutupnya. (Adit/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir












