Serang 2 Warga, Anjing Liar Terindikasi Rabies Diincar Tangkap

BusamID
Petugas memasang perangkap anjing di lokasi Dekat Taman Cerdas Samarinda. Ft. Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Kerap menyerang warga yang berada di Taman Cerdas Jalan S Parman Kecamatan Samarinda Ulu, seekor anjing liar ditangkap Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda.

Arifin salah seorang staf Bagian Umum Kantor Dharma Wanita Persatuan Kota Samarinda, menjadi satu dari sekian korban serangan anjing liar tersebut. Arifin mengatakan, pada hari Sabtu (1/4/2023) kira-kira pukul 08.00 Wita, dia datang ke kantornya disambut anjing liar itu dengan gigitan di kaki.

“Saya datang ke kantor dengan menggunakan sepeda motor. Ketika melintas di depan kantor, saya dikejar anjing itu dan saat hendak diusir kaki saya digigitnya,” terang Arifin Selasa (4/4/2023).

Arifin kemudian membersihkan lukanya menggunakan daun dan kembali ke rumahnya untuk dibersihkan lebih lanjut.

“Setelah saya bersihkan, saya langsung ke rumah sakit untuk divaksin rabies karena khawatir anjing itu terkena rabies,” ucapnya.

Kepala Disdamkar Kota Samarinda, Hendra AH ketika dikonfirmasi kejadian serangan anjing liar ini mengatakan, korban tidak hanya satu orang. Seorang pelajar SD di Samarinda sebelumnya juga pernah mengalami serangan anjing liar yang sama.

“Anak tersebut berangkat sekolah kemudian saat melintas di dekat Taman Cerdas dikejar dan dicakar. Bekas cakaran anjing itu cukup dalam,” terang Hendra.

Anak tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siaga dan segera mendapatkan pertolongan dari tim medis.

“Sampai di rumah sakit dibersihkan lukanya dan divaksin anti rabies serta diberikan obat anti biotik dan anti nyeri,” terang Hendra.

Hendra mengatakan, usai menerima informasi dari Ketua PPTI Cabang Kota Samarinda, Rinda Wahyuni, terkait warga yang mendapat serangan dari anjing liar merasa takut mendapat serangan yang sama di kemudian hari.

“Anjing tersebut terindikasi rabies karena mulutnya berbusa, hari ini (Selasa) kami sudah dua kali ke lokasi ini untuk melakukan penangkapan namun anjing tersebut belum kita temukan,” ucapnya.

Pihak Disdamkar sendiri sudah melakukan pemasangan perangkap anjing berupa kerangkeng besi.

“Saat kami melakukan pemasangan perangkapnya dan mendapatkan satu ekor anjing, sepertinya merupakan anak dari anjing yang ingin kami tangkap,” tutupnya.(Zul)

Editor : Risa Busam.ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *