Samarinda, Busamtv – Wali Kota Samarinda Andi Harun menuturkan saat ini banyak aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) yang tidak diberi tanda atau plang untuk mengamankan pemanfaatannya dan memudahkan pengawasan.
Hal itu disampaikan saat memimpin rapat pembahasan dan pengelolaan aset daerah, di ruang rapat Balai Kota Samarinda. Ia menegaskan perlu upaya percepatan dalam pendataan aset milik daerah.
“Selama ini saya lihat aset-aset milik Pemkot tidak ada tanda/plang,” ucapnya saat memimpin rapat.
Aset milik daerah saat ini tersebar di 10 Kecamatan dan dirinya meminta kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samarinda untuk segera menyusun anggaran yang diperlukan pada proses pelaksanaannya.
“Banyak sekali aset daerah yang tersebar. Ini harus segera diselesaikan agar tidak disalahgunakan nantinya,” terangnya.
Ia menjelaskan hal tersebut harus dilakukan untuk memudahkan pemerintah dalam menjalankan pengawasan maupun pengamanan terhadap seluruh aset yang ada.
“Kita harus bisa lakukan ini. Karena kalau berbicara aset itu kan bicara tentang pengawasan dan mengamankan maka wajib disegerakan,” tegasnya.
Dirinya berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Samarinda bisa bekerjasama untuk menyelesaikan persoalan ini. Ia pun menyebutkan bahwa Pemprov Kaltim bisa dijadikan contoh untuk pengelolaan aset.
“Kita semua harus bekerjasama. Kita bisa ambil contoh Pemprov Kaltim dalam pengelolaan aset mereka sudah sangat tertib dan luar biasa,” tutupnya.(*)(Kaka Nong/Tw)








