Fokus Normalisasi Saluran Drainase Antisipasi Banjir Kala Hujan
Samarinda, Busam.ID – Warga RT 14, 15 dan 23 beserta Kelurahan, Kecamatan dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) kompak melaksanakan gotong royong gabungan di lingkungan mukim mereka di Jl. Gunung Lingai, Minggu (15/1/2023).
Fokus utama gotong royong ini adalah membersihkan sampah yang tersangkut di saluran drainase juga di bawah jembatan jalan Gunung Lingai, salah satu jembatan kecil yang tepat berada di depan rumah Ketua RT 14.

Ketua RT 14, Sulistyono mengatakan bahwa kegiatan gotong royong ini diadakan satu bulan satu kali.
“Kalau gotong royong ini semua warga wajib partisipasi ya. Diadakan sebulan satu kali. Namun untuk kali ini kita gotong royongnya gabungan. Dari RT 14, RT 15 dan juga RT 23, dari pihak Kelurahan, Kecamatan dan DKP juga turut serta pada hari ini. Untuk gotong royong yang biasa, seringnya kalau hujan dan air sungai naik, pasti ada sampah yang sangkut di bawah jembatan itu, besoknya langsung kita bersihkan dan angkut supaya arus air anak sungai di bawah jembatan tetap lancar,” jelasnya.

Ia mengatakan warga didomain bapak-bapak serentak bersama-sama membersihkan lingkungan. Sementara kaum ibu, sebagian membersihkan lingkungan dengan sapu juga ada yang menyiapkan bantuan minum dan snack.
Adanya bantuan Program Pembangunan & Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) yang diselenggarakan Pemerintah, ikut membantu terlaksananya kegiatan kerja bakti massal ini. Di lingkungan ini, bantuan Probebaya digunakan untuk pengadaan alat gotong royong.

“Swadaya aja, siapa yang lagi berlebih kadang juga turut membantu ngasih minuman sama cemilan. Ga cuma sungai, beberapa spot parit kecil juga kita bersihkan semuanya hari ini. Adanya Probebaya juga cukup membantu, kita jadi bisa nambah alat gotong royong setiap tahunnya,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Gunung Lingai, Siti Zubaida memberikan apresiasi kepada seluruh warga yang ikut aktif berpartisipasi.
“Ini kan perpindahan musim hujan ke panas ya, jadi sampah itu banyak yang menempel di lumpur anak sungai itu. Nah fokus kami bersama warga tadi bersihkan sampah-sampah itu, karena memang banyak banget sampahnya. Kalau dibiarkan terlalu lama sampah itu malah bahaya, bikin sungai tercemar. Saya mengapresiasi kepada semua warga di sini, semuanya saling bahu-membahu di kegiatan ini,” ucapnya.

Salah satu tokoh masyarakat di RT 14, Wagimin juga turut berkomentar atas kegiatan ini.
“Saya harap kesadaran warga di sini jangan sampai hilang ya, kegiatan gotong royong ini penting. Toh yang merasakan manfaatnya kita dan anak-anak kita juga. Kalau lingkungan bersih dan sehat kan terhidar dari penyakit juga,” ucapnya. **(RYAN)

Editor : Tim Redaksi Busam.ID












