Kemenag Kaltim Imbau Warga Belanja Ramadhan Seperlunya

BusamID
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kaltim Abdul Khaliq. Ft by Dok. Diskominfo Kaltim

Samarinda, Busam.ID – Animo masyarakat khususnya umat muslim untuk berbelanja persiapan Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri semakin meningkat.

Terbukti di beberapa lokasi Pasar Ramadhan seperti di GOR Segiri, dari amatan BusamID hingga memasuki hari puasa ke-8 puasa, masih penuh dikunjungi masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kaltim, Abdul Khaliq menyikapi kondisi demikian, mengajak seluruh masyarakat muslim untuk bijak dalam berbelanja pada Ramadan kali ini, yakni dengan membeli jajanan berbuka atau pun persiapan lebaran secukupnya.

Menurutnya, berbelanja berlebihan dapat memicu terjadinya inflasi dan kenaikan harga yang berdampak pada daya beli yang menurun bagi masyarakat menengah ke bawah. Sehingga bagi warga yang memiliki uang lebih diimbau tidak berlebihan saat berbelanja, agar tidak memicu kenaikan harga barang-barang.

“Jika berbelanja berlebihan dapat berdampak pada inflasi atau barang serupa menjadi naik harga,” ungkap Abdul pada Program Ulama Peduli Inflasi (UPI) yang dilaksanakan baru-baru ini.

Ia juga mengatakan Program Ulama Peduli Inflasi tersebut merupakan program edukatif, bersifat mendidik dan membina masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri agar tidak berlebihan belanja guna menekan inflasi.

Bagi pedagang dan distributor, ia juga megimbau agar tidak menimbun barang dan menaikkan harga, karena semua pihak harus sama-sama menjaga situasi tidak sampai terjadi inflasi.

Lebih lanjut, Abdul meminta para ulama, da’i dan penyuluh agama bisa mengajak masyarakat untuk menunaikan kewajiban agar dapat memberikan zakat, infaq dan sedekah di bulan yang penuh ampunan dan berkah ini.

“Zakat, infaq dan shodaqoh sebagai salah satu cara menanggulangi kemiskinan yaitu dengan adanya dukungan dari orang yang mampu mengeluarkan hartanya untuk diberikan pada yang membutuhkan. Semoga berbagai upaya yang dilakukan dapat mewujudkan inflasi di Kaltim tetap stabil, rentan, kendali dan menjadi provinsi yang aman,” tutupnya.

(ADV/RYAN/DISKOMINFOKALTIM)

Editor : Risa Busam.ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *