Samarinda, Busam.ID – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Baharuddin Demmu mengkritik keras “plesiran” Gubernur Kaltim Isran Noor bersama rombongan ke beberapa negara di tahun 2023 ini.
Harusnya, lanjutnya, setiap kunjungan yang dilakukan dan setelah kunjungan dipublikasikan, serta apa saja hasil yang didapatkan dari kegiatan tersebut. Jika tidak bisa dipublikasikan dan tidak kelihatan, kesannya hanya plesiran atau jalan-jalan saja, sedangkan anggaran yang digunakan adalah berasal dari APBD atau uang rakyat.
“Intinya harus di publish, Misalnya saat pak Gubernur pulang dari Brazil, itu hasilnya apa? Nah, bu Sekda (Sri Wahyuni, Red) kan ikut juga tuh. Sekda harus mempublish dong, supaya kita jangan curiga. Jangan-jangan sampai ke sana itu hanya untuk jalan-jalan,” ujarnya.

Dikonfirmasikan hal itu ke Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Sri Wahyuni. Dia mengakui terkait kunjungan Gubernur dan rombongan ke luar negeri tersebut, namun dia membantah tidak mempublisihnya, karena sudah di publish di sosial media Pemprov Kaltim.
“Iya tidak apa-apa, saya setuju dan sudah kami lakukan untuk dipublish. Kunjungan-kunjungan itu juga bukan tanpa alasan, seperti misalnya kegiatan di Canberra Australia beberapa waktu lalu. Di mana kita mendapat undangan dari duta besar Australia, tentu hal tersebut kami mengenalkan Kaltim sebagai mitra strategis IKN untuk menarik minat Investor negara-negara lain,” tutupnya
Untuk diketahui, Gubernur bersama rombongan sudah beberapa kali melakukan kunjungan keluar negeri. Diantaranya ke Meksiko, Brazil dan Amerika Serikat. Diinformasikan itu terkait gas emisi karbon. Dan terakhir Wagub Hadi Mulyadi yang tak mau kalah juga mengunjungi Thailand guna melihat contoh pusat industri yang ada di sana. (Adit)
Editor: M Khaidir
#samarinda #kaltim #balikpapan #tenggarong #kalimantantimur #berau #mahakamulu #bontang #kukar #kutaikartanegara #kutaitimur #kutim #kutaibarat #kubar #viral












