Ekspor Pertanian Kaltim Mulai Melonjak

BusamID
Yusniar Juliana, Foto dok by Adit/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Ekspor nonmigas Provinsi Kalimantn Timur (Kaltim) di sektor pertanian mulai melonjak pada awal tahun 2023.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Yusniar Juliana menyatakan, nilai ekspor hasil pertanian naik 534,18 persen yaitu dari US$0,38 juta atau sekitar Rp5,80 miliar menjadi US$2,39 juta atau sekitar Rp36,51 miliar.

“Peranan komoditas pertanian yang hanya mencapai 0,10 persen terhadap total nilai ekspor tidak memberi dampak signifikan meskipun mengalami peningkatan cukup tinggi,” ucap Yusniar dalam rilis resmi, Rabu (1/3/2023).

Sebagai perbandingan, lanjutnya, komoditas hasil tambang tetap menjadi andalan ekspor Kaltim dengan peranan sebesar 75,34 persen periode Januari 2023.

Ia pun menyebutkan nilai ekspor nonmigas Januari 2023 mengalami penurunan sebesar 16,98 persen jika dibandingkan dengan Desember 2022.

“Penurunan ekspor disebabkan oleh turunnya komoditas hasil tambang dan hasil industri,” sebutnya.

Dirincikannya, nilai ekspor hasil tambang turun 19,49 persen yaitu dari US$2,29 miliar menjadi US$1,84 miliar, diikuti ekspor hasil industri yang turun 0,56 persen dari US$337,36 juta atau menjadi US$335,47 juta.

Jika dibandingkan dengan Januari 2022, ekspor nonmigas Kaltim naik 116,47 persen dari US$1,00 miliar menjadi US$2,18 miliar pada 2023.

Adapun, peningkatan terbesar terjadi pada golongan barang hasil pertanian yang mencapai 5.587,19 persen dan komoditas hasil tambang yang naik sebesar 187,64 persen.

“Sedangkan, komoditas hasil industri mengalami penurunan 8,58 persen,” pungkasnya. (Adit/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *