Samarinda, Busam.ID – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim 2023 yang mencapai Rp 17,2 triliun diyakini akan mampu dimaksimalkan penyerapannya, dan bahkan tidak akan ada Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa).
Kendati diketahui, APBD tahun 2022 ada Silpa sebesar Rp 1,65 triliun.
Keyakinan itu disampaikan Plt. Kepala Bappeda Kaltim Yusliando ketika ditemui Busam.ID di kantornya, Senin (9/1/2023).

“Meningkatknya anggaran kita di 2023 ini hingga mencapai Rp 17 triliun, tentu diarahkan untuk target-target pembangunan di SDM, infrastruktur dan ekonomi. Dan kami yakin akan dapat memaksimalkannya,” ujarnya.
Rasa optimistis tidak ada Silpa itu, lanjutnya, dikarenakan dengan anggaran sebesar itu bisa membuka ruang bagi Pemprov Kaltim untuk menyelesaikan target-target pembangunan yang ada di dokumen rencana pembangunan daerah, terutama seluruh infrastruktur di Kaltim ke depannya akan semakin membaik.
Sementara untuk menghindari Silpa itu sendiri, menurutnya, pihaknya sudah mempersiapkan hal tersebut dengan melakukan lelang sejak dini.
“Yang jelas kita ada kebijakan dari Gubernur, perlu untuk melakukan lelang (tender) sejak dini, dan kita sudah melakukan di tahun 2023 ini, bahkan sejak Desember kemarin kita sudah lakukan tender dini. Tidak ada lagi nanti tendernya setelah Maret,” pungkasnya. (dit)
Editor: Redaksi BusamID












